Ditjen Hubla Tetapkan Alur Pelayaran Pelabuhan Lahewa, Dukung Keselamatan Pelayaran Di Nias Utara

Mimbarmatitim.com – Bogor

Pelabuhan Lahewa yang terletak di Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara merupakan pelabuhan yang melayani kapal barang baik perintis maupun lokal yang dimanfaatkan juga untuk mendukung pariwisata alam laut Nias yang memiliki daya tarik mempesona.

Guna menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di Pelabuhan Lahewa, perlu dilakukan penataan alur pelayaran. Yang nantinya akan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan tentang Penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Lahewa.

Demikian disampaikan Direktur Kenavigasian Hengki Angkasawan dalam sambutannya saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Rencana Penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Lahewa di Nias Utara Provinsi Sumatera Utara di Bogor, Jawa Barat, hari ini, Selasa (31/5/2022)

“Penetapan alur masuk Pelabuhan Lahewa dilakukan untuk memperoleh alur pelayaran yang ideal dan memenuhi berbagai aspek kepentingan keselamatan dan kelancaran bernavigasi serta melindungi kelestarian lingkungan Maritim,” ujar Hengki.

Lebih lanjut, Hengki, menjelaskan, Pelabuhan Lahewa memiliki kondisi perairan yang cukup tenang karena berada di dalam Teluk Simanari sehingga terlindung dari arus maupun gelombang yang berasal dari Samudera Hindia. Di samping itu, kondisi kedalaman pelabuhan ini juga cukup dalam.

“Dalam rangka penetapan alur, perlu adanya data kedalaman yang terbaru guna menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran. Nantinya alur pelayaran ini akan dicantumkan dalam peta laut dan buku petunjuk pelayaran serta diumumkan melalui maklumat pelayaran maupun berita pelaut indonesia,” jelasnya.

FGD Penetapan Alur Pelayaran ini merupakan tahapan mekanisme dalam rangka menyempurnakan Rancangan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Lahewa.

“Dengan adanya Keputusan Menteri Perhubungan tersebut, diharapkan ketertiban, kelancaran serta keselamatan lalu-lintas pelayaran dapat terwujud,” pungkas Hengki.

Kegiatan FGD ini menghadirkan Narasumber perwakilan dari Pushidrosal, Direktorat Kenavigasian, Direktorat Kepelabuhanan, dan Distrik Navigasi Kelas III Sibolga.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Tim Surveyor Distrik Navigasi Kelas III Sibolga, diperoleh data teknis rencana alur pelayaran dengan panjang 1,41 Km dan lebar 128 m serta kedalaman bervariasi dari 5 mLWS hingga 38 mLWS. Dengan demikian maka ukuran kapal dengan draft maksimal 3,9 m dapat masuk ke alur pelayaran Pelabuhan Lahewa.(MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s