KSOP Kelas I Panjang Raih Predikat Pertama Pengelolaan PNBP 2021 Kategori >50 – 100 M Dilingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Mimbarmaritim.com – Panjang

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Kelas I Panjang mengawali Tahun anggaran 2022 pada tanggal 4 Januari 2022 mendapatkan predikat Juara Pertama Pengelolaan dan Penatausahaan PNBP Terbaik kategori Penerimaan PNBP >50 – 100 M di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Penganugerahan ini diperoleh dalam acara Evaluasi dan Pemutakhiran Data Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Semester II TA.2021 yang dibuka secara langsung oleh Plt. Dirjen Perhubungan Laut, Arif Toha.

Adapun kategori penilaian dalam penganugerahan tersebut yakni:

  1. Realisasi Penerimaan PNBP
  2. Kenaikan Penerimaan PNBP dari Tahun Sebelumnya
  3. Pelaporan PNBP tepat waktu
  4. Realisasi Penggunaan Anggaran PNBP yang maksimal
  5. Kepengurusan Piutang PNBP
  6. Penatausahaan BMN yang baik
  7. Koordinasi dengan UPT di wilayahnya.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Panjang, Hendri Ginting melalui keterangan tertulisnya diterima Mimbar Maritim, hari ini Jumat (7/1/2022) menyampaikan semoga dengan penganugerahan ini akan semakin memacu kami dalam penatausahaan PNBP agar lebih baik lagi ke depannya. Hal ini tentu akan menjadi salah satu faktor dalam mendukung perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan Tahun 2021 dari BPK-RI.

Hendri Ginting mengatakan pihaknya tidak menyangka bahwa dimasa pandemi seperti ini target yang ditetapkam kantor Pusat sebesar Rp. 55 miliar, namun dapat tercapai sebesar Rp. 54 miliar. Hal ini dapat dicapai berkat aktivitas pelabuhan. Contohnya kunjungan kapal, kegiatan kapal domestik dan kapal luar negeri, dan di dukung oleh UPT Perhubungan Laut se – Provinsi Lampung.

“Melalui kegiatan dan aktivitas di pelabuhan tersebut, maka setiap bulan kita melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) perhitungan PNBP dengan para pengelola pelabuhan, dan per dua bulan kita juga lakukan coklit secara keseluruhan sehingga capaian mendekati target,”ujar Hendri.

Menurut Hendri, pihaknya menyampaikan bahwa target yang ditetapkan pada periode tahun 2020 sebesar Rp.47 miliar ternyata dapat tercapai diatas target yakni sebesar Rp.51 miliar, sedangkan target untuk tahun 2021 sebesar Rp 55 milliar dengan capaian sebesar Rp.54 miliar. Atas pencapaian ini kami sangat senang dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Salah satu faktor pendukung dari pencapaian ini adalah aktivitas TUKS di lingkungan wilayah kerja pelabuhan Panjang yang sangat tinggi sehingga target ini dapat tercapai dan merupakan prestasi secara Nasional.

Dia menyebutkan, target Kementerian Perhubungan khususnya DirektoratJenderal Perhubungan Laut tahun 2021 sebesar Rp.3,8 triliun, namun dapat tercapai Rp.4,1 triliun. Hal ini sangat luar biasa dan pencapaian tersebut menjadi pemacu semangat baru.

Dia menjelaskan pencapaian predikat ini adalah melalui kegiatan aktivitas pelabuhan di pelabuhan Panjang yaitu : kunjungan kapal, kegiatan bongkar muat yang ada di pelabuhan Panjang, baik yang di kelola PT Pelindo, PT Bukit Asam, PT. SIP, PT. TBL, yang didukung kegiatan ekspor dan impor di pelabuhan.

Selain itu, kata Hendri, ada lagi ditunjang dari kegiatan domestik sehingga kewajiban – kewajiban tersebut dapat tercapai karena pemungutan PNBP dilakukan sesuai Peraturan Pemerintah. “Prestasi ini juga dapat dicapai tidak terlepas dari dukungan dari rekan – rekam kita seluruh Insan Maritim khusus nya di wilayah Pelabuhan Panjang,”ungkapnya.

Hendri mengungkapkan pihaknya optimis di tahun 2022 ini akan lebih bergairah lagi, akan lebih maju dan memohon support serta dukungan semua pihak agar kedepannya semakin baik.

“Saya sebagai Kepala KSOP Kelas l Panjang dan seluruh jajaran tetap semangat, tetap Optimis Ekonomi Akan Bangkit lebih Baik lagi, sehingga penerimaan PNBP terus meningkat, selanjutnya pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran lingkungan di pelabuhan Panjang terus di jaga,’’ sebut Hendri.

Ditambahkannya, serta perlindungan lingkungan maritim juga tetap menjadi fokus pengawasan, baik kapal yang akan menuju pelabuhan-pelabuhan internasional maupun domestik ke seluruh Indonesia. Dipastikan semua terjaga hingga mereka sampai tujuan dengan baik karena kapalnya semua dipastikan laik laut.

“Tentu rekan yang bekerja di industri Maritim juga harus wajib peduli terhadap perlindungan lingkungan maritim, karena kita sebagai Anggota Organiasi Maritim international (IMO) wajib Latih dan taat terhadap aturan Nasional & Internasional Sehingga laut Indonesia tetap bersih dan terjaga tidak terjadi pencemaran,” pungkasnya.(MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s