KKP Kelas I Tanjung Priok Sosialisasi Penyelenggaraan Tindakan Fumigasi Dan Disinseksi Di Pelabuhan Tanjung Priok

Mimbarmaritim.com – Jakarta

Penyelenggaraan fumigasi dan disinseksi pada kapal merupakan salah satu bentuk tindakan untuk menurunkan faktor risiko penularan penyakit oleh vektor dan binatang pembawa penyakit pada alat angkut. Pelaksanaan fumigasi dan disinseksi berada dibawah pengawasan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), sedangkan tindakan penyelenggaraannya dapat diselenggarakan oleh KKP atau sektor swasta. 

Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit di pelabuhan serta pada alat angkut yang dilakukan KKP bertujuan menjamin agar para pengguna pelabuhan terhindar dari dampak negatif akibat penyakit yang ditularkan melalui vektor dan binatang pembawa penyakit.

Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi dan sinkronisasi  kegiatan kekarantinaan pada tindakan fumigasi dan disinseksi di Pelabuhan Tanjung Priok yang telah dilaksanakan pada tanggal 1 September 2021 di KKP Kelas I Tanjung Priok, tentang pembahasan draf final Keputusan Bersama Tentang Percepatan Integrasi Antar Lembaga Kekarantinaan Pada Penyelenggaraan Tindakan Fumigasi Dan Disinseksi Di Pelabuhan Tanjung Priok, 

KKP Kelas I Tanjung Priok menyelenggarakan Sosialisasi Keputusan Bersama tentang Percepatan Integrasi Antar Lembaga Kekarantinaan pada penyelenggaraan tindakan Fumigasi Dan Disinseksi khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok yang dilaksanakan di Hotel Holiday Inn Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (22/9/2021) kemarin. 

Sosialisasi Keputusan Bersama ini dengan mengusung tema “Integrasi dan Kolaborasi Antar Lembaga Kekarantinaan, Dalam Memberikan Pelayanan yang Cepat, Efektif & Efisien serta Berorientasi Kepada Kepuasan Pelayanan Publik Berdasarkam Standar Layanan yang Transparan & Akuntabel.”

Acara sosialisasi ini diawali dengan laporan penyelenggara Kepala KKP Kelas I Tanjung Priok, dr. Yudhi Pramono, MARS, dan selanjutnya dibuka Dirjen P2P Kemenkes RI yang diwakili Plt. Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan. 

Sosialisasi ini, dilaksanakan dalam bentuk Penandatangan Keputusan Bersama Antar Lembaga Terkait Kekarantinaan di Pelabuhan Tanjung Priok diantaranya Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok dan Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok. 

Pada kesempatan itu,  juga dilaksanakan pemaparan materi secara panel oleh narasumber, dan diskusi serta tanya jawab dengan mengundang seluruh lintas sektor di Pelabuhan Tanjung Priok, DPC INSA Jaya, DPD ASPPHAMI Provinsi DKI Jakarta dan penyelenggara/sektor swasta tindakan hapus tikus dan hapus serangga pada kapal. 

Dirjen P2P Kemenkes Republik Indonesia Plt.Direktur Surveilans Dan Karantina Kesehatan dr. Prima Yosephine H, M.KM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap jajaran institusi kekarantinaan khusus nya di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang telah berinisiatif meningkatkan integrasi, sinergi dan kolaborasi. Untuk memberikan pelayanan publik sesuai standar pelayanan yang transparan dan akuntabel. 

Dia menjelaskan bahwa dalam sosialisasi tersebut tidak hanya melihat dan mendengar tentang karya, kinerja dan prestasi jajaran Kekarantinaan di Pelabuhan Tanjung Priok. Tentunya juga menyaksikan adanya  bukti  kerjasama, integrasi, sinergi dan kolaborasi  yang sangat baik dan erat antara Institusi Kekarantinaan di Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengatasi berbagai faktor risiko penyakit yang bersifat multi sektor.

“Kerjasama ini perlu terus  di galang dan ditingkatkan bersama di masa mendatang, termasuk pengembangan teknologi inovasi kekarantinaan yang berkualitas dan akuntabel,” katanya. 

Lebih lanjut, dr.Prima menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut sebagai momentum untuk membulatkan tekad dan semangat guna melaksanakan hal yang penting dilaksanakan diantaranya :

Memperkuat koordinasi, sinergi, kolaborasi dan jejaring kerja dengan institusi kekarantinaan Lintas Program dan Lintas Sektor serta pemangku kepentingan lainnya dalam suatu team work.

Meningkatkan mutu, kompetensi, dan profesionalisme SDM Kekarantinaan, terutama dalam kemampuan deteksi dini dan respon cepat berbagai masalah penyakit menular dan tidak menular di wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Priok.

Meneguhkan  pola kepemimpinan yang kuat, proaktif, transparan, dan akuntabel, dan berpihak pada rakyat  dalam merespon dan mengantisipasi persoalan teknis dan manajerial yang dihadapi.

Menghasilkan karya dan tehnologi inovasi yang bermutu dan  bermanfaat,  dalam bentuk teknologi  kekarantinaan, diadvokasi dan disosialisasikan kepada segenap pihak terkait guna mendukung  penyelesaian masalah pencegahan dan pengendalian penyakit.

“Semoga dengan adanya sosialisasi  ini, akan dapat menginspirasi semua pihak  untuk turut mengakselarasi dan menyukseskan upaya kekarantinaan yang berorientasi pada Pelayanan Publik yang prima,”pungkas dr.Prima.

Acara sosialisasi Kekarantinaan Pelabuhan Tanjung Priok dihadiri Kepala Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok Andi Hartono, Kepala Kantor Otoritas Utama Pelabuhan Tanjung Priok Capt Wisnu Handoko, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok diwakili Swardi Suryaningrat.(MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s