ISSA Komitmen Bantu Pemerintah Tertipkan Agen Kapal Asing Yang Tidak Taat Aturan

Mimbarmaritim.com – Jakarta

Adanya informasi ditengah situasi sulit yang dialami pelaku logistik ekspor – impor akibat adanya gangguan sistem IT Kepabeanan atau CEISA saat ini. Proses bisnis pada layanan ekspor – impor mengalami hambatan dalam sepekan terakhir ini disebabkan adanya gangguan pada Sistem Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) itu.

Dimana sejumlah pelayaran asing melalui keagenannya di Indonesia, justru mengutip biaya tambahan (additional charges) untuk kegiatan importasi.

Asosiasi Perusahaan Keagenan Kapal Indonesia atau Indonesia Shipping Agency Association (ISAA), komitmen dan siap mendukung Pemerintah RI melalui Kementerian Perhubungan, untuk melakukan pengawasan terhadap usaha keagenan kapal asing yang mengutip biaya diluar ketentuan yang berlaku.

Ketua Umum DPP ISAA, Juswandi Kristanto mengatakan oleh sebab itu, usaha keagenan kapal asing di Indonesia harus wajib mengantongi surat izin perusahaan keagenan kapal (SIUPKK) yang diterbitkan Kemenhub.

“Saat ini masih cukup banyak usaha keagenan kapal asing khususnya untuk pengangkutan kontainer ekspor – impor itu beroperasi di Indonesia. Namun izinnya melekat di perusahaan pelayaran asing itu sendiri,” kata Juswandi Kristianto kepada Mimbar Maritim di Jakarta, hari ini Minggu (18/7/2021).

Menurut sepengetahuan saya kata Juswandi, izinnya bukan SIUPKK sehingga perlu diverifikasi ulang eksistensi perusahaan tersebut sebagai perusahaan keagenan kapal yang mengageni kapal asing di indonesia.

Juswandi mengungkapkan hampir seluruh (pelayaran asing) yang mengangkut kontainer ekspor impor itu yang mengageni kapal-kapalnya di Indonesia adalah mereka sendiri. Misalnya, Maersk ya dilayani oleh Maersk Indonesia atau CMA-CGM oleh CMA-CGM Indonesia. Malah ada beberapa pelayaran asing disini juga punya freight forwarding.

“Sebenarnya, yang membuat biaya logistik itu tinggi, salah satunya saat ini adalah dari Pelayaran asing itu sendiri, dan oleh sebab itu semua komponen biaya yang muncul dari service kapal asing melalui keagenannya di Indonesia, sudah seharusnya dilakukan pengawasan yang ketat,”sebut Juswandi.

Ia memastikan bahwa anggota ISAA tidak akan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan regulasi pemerintah RI dan Kemenhub berkaitan dengan biaya keagenan kapal dan lain sebagainya.

Juswandi juga mengakui bahwa saat ini asosiasinya mayoritas menaungi usaha keagenan kapal asing yang mengangkut kargo umum/breakbulk atau non kontainer.

Dikatakannya, yang pasti agen kapal kontainer asing pengangkut kontainer impor yang disebut-sebut mengutip biaya tambahan berupa additional surchages disaat terjadi gangguan CEISA Kepabeanan selama sepekan terakhir itu bukan anggota ISAA.

“Asosiasi ISAA juga akan menyurati Ditlala Ditjen Hubla Kemenhub untuk mendudukkan permasalahan ini agar tidak terjadi multitafsir dikalangan pelaku usaha dan publik,” tegas Juswandi.

Labih lanjut, Juswandi mengatakan justru pihaknya ingin mendudukkan permasalahan yang sebenarnya bahwa peranan asosiasi penting untuk memonitor dan membina para pemegang izin dari Pemerintah (Kemenhub) yang dikoordinir oleh Asosiasi.

“ISAA mulai dari tingkat DPP hingga DPW dan DPC di seluruh Indonesia berusaha memonitor dan membina usaha keagenan kapal pemegang SIUPKK sebagai mitra kerja Kemenhub untuk memastikan setiap agen kapal pemegang izin itu dapat mematuhi ketentuan regulasi dengan baik dan benar,” jelasnya.

Juswandi menambahkan harapan ISAA terjadi juga bagi pemegang izin usaha lainnya yang bergerak di usaha keagenan kapal sebaiknya termonitor dan bisa terkendali dalam kegiatannya. Karena terindikasi masih ada agen kapal non SIUPKK yang memerlukan monitoring dan pengendalian atas ketentuan regulasi di dalam negeri.(MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s