Pelindo I Dukung Program NLE, Terminal Petikemas Belawan Terapkan Autogate System 

Mimbarmaritim.com – Belawan

Untuk mempercepat proses layanan di pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia I  (Persero)/Pelindo 1 melakukan uji coba penerapan Autogate System di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan. Penerapan Autogate System untuk meningkatkan pelayanan receiving/delivery peti kemas domestik maupun internasional kepada para pengguna jasa.

General Manager (GM)TPK Belawan, Yarham Harid  melalui keterangan tertulisnya diterima Mimbar Maritim, hari ini Rabu (14/7/2021)mengatakan bahwa penerapan Autogate System di TPK Belawan merupakan wujud komitmen Pelindo I untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan efisiensi untuk meningkatkan kinerja logistik.

Yarham menjelaskan dalam Layanan receiving dan delivery bisa dilakukan secara self service oleh pengemudi head truck melalui perangkat Autogate System. Selain itu timbangan juga sudah terintegrasi dengan sistem sehingga berat timbangan peti kemas otomatis tercatat ke dalam system. 

“Sehingga dengan Autogate System ini tidak ada lagi interaksi tatap muka, hal ini dapat menghindari penyebaran Covid-19 dan menghindar praktik pungli,” ungkap Yarham.

Lebih lanjut, Yarham mengungkapkan penerapan Autogate System di TPK Belawan sebagai wujud komitmen Pelindo I dalam mendukung program National Logistic Ecosystem (NLE) yang diinisiasi oleh Pemerintah. 

“NLE adalah ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang, berorientasi pada kerja sama antar instansi pemerintah dan swasta, melalui pertukaran data, simplifikasi proses, penghapusan repetisi dan duplikasi, serta didukung oleh sistem teknologi informasi yang mencakup seluruh proses logistik terkait dan menghubungkan sistem-sistem logistik yang telah ada,” bebernya.

Selain untuk mendukung program tersebut, lanjut Yarham TPK Belawan telah menyelaraskan Delivery Order (DO) online dan Surat Perintah Pemeriksaan (SP2) online melalui NLE sebagai single platform yang harus diakses oleh pengguna jasa. 

“Dengan program NLE, data kepabeanan dan kepelabuhanan akan diintegrasikan. Sehingga memudahkan seluruh stakeholders dalam menjalankan proses bisnis serta manajemen kargo di pelabuhan saat ini akan lebih mudah termonitor,”sebut Yarham.

Yarham menambahkan melalui penerapan Autogate System yang telah diujicobakan sejak 6 Juli 2021 diharapkan meningkatkan kinerja gate dan meminimalisir permasalahan yang ada selama ini. Hal ini, dilakukan secara self service dan tidak perlu dilakukan secara tatap muka di gate serta bisa dilakukan sepanjang waktu selama 24 jam. 

“Tentu dengan penerapan Autogate System ini akan dapat meningkatkan sistem keamanan pelabuhan. Karena tidak semua kendaraan dapat bebas lalu lalang di pelabuhan ini yang telah menerapkan ISPS Code. Layanan bisnis di pelabuhan akan semakin mudah dan cepat yang mampu meningkatkan efisiensi yang mendukung program NLE untuk mendorong pertumbuhan perekonomian daerah maupun nasional,” pungkas Yarham.(MM-01).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s