MARITIM

Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa Gagalkan Penyeludupan Benih Lobster

Mimbarmaritim.com – Jakarta

Dimasa pandemi Covid-19 dan saat pemerintah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, ternyata masih ada saja yang memanfaatkan situasi untuk melakukan kejahatan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa berhasil mengungkap dan mengamankan 3 (tiga) orang pelaku penyelundupan benih lobster.

Para pelaku yang diamankan masing-masing berinisial UJ, NU dan RE. Ketiganya diamankan di depan Gudang Naga Laut Bersinar Jalan Pendaratan Udang Pelabuhan Muara Angke Kel. Pluit, Kec. Penjaringan Jakarta Utara pada Minggu (11/7/2021) pukul 00.05 Wib.

Inisial UJ yang berperan membawa dan menyerahkan benih Lobster ke pihak pembeli di tempat kejadian perkara Pelabuhan Muara Angke mendapat bayaran sebesar Rp 2.000.000. Sedangkan inisial NU berperan sebagai kernet yang menemani Ujang Kurniawan membawa benih lobster dan RE adalah penerima benih lobster dari Ujang (utusan pihak pembeli) dan dibayar sebesar Rp 2.500.000,-

Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat perihal adanya yang melakukan usaha perikanan yang tidak memenuhi perizinan berusaha di Wilayah Muara Angke, Jakarta Utara.

Selanjutnya pada hari Sabtu (10/7/2021) sekitar Pukul 23.30 Wib Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa yang dipimpin Ipda Sukis Wibowo, S.H. melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut di Wilayah Pelabuhan Muara Angke – Jakarta Utara.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP. Seto Handoko Putra melalui keterangan persnya diterima Mimbar Maritim hari ini Senin (12/7/2021) menjelaskan bahwa pada hari Minggu (11/7/2021) sekitar pukul 00.10 Wib, ketika unit Reskrim berada di depan Gudang Naga Laut Bersinar Jalan Pendaratan Udang. Anggota Unit Reskrim melihat 2 (dua) unit mobil yang dicurigai sedang memindahkan barang berupa Dus Styrofoam, seketika itu juga Dus Styrofoam dibuka petugas menemukan beberapa plastik yang berisikan Benih Lobster.

“Para Pelaku dijerat dengan Pasal berlapis yaitu Pasal : 92 Jo Pasal 26 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2020 ttg perubahan atas UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dan Pasal : 88 Jo Pasal 16 ayat (1) UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan pasal 55 KUHP. Karena telah menyelundupkan benih lobster tanpa ijin banyaknya kurang lebih 61.000 ekor, dengan estimasi nilai per ekor Rp 100.000.- di pasaran,” sebut Kapolsek.

Kapolsek menambahkan saat ini pihak pengirim dan penerima beserta barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Polsek Kawasan Sunda Kelapa guna pemeriksaan lebih lanjut.(MM-01).

Kategori:MARITIM, PELABUHAN, POLRI

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s