MARITIM

SKK Migas Gandeng Pushidros TNI AL Kerjasama Pemetaan Fasilitas Migas Di Laut 

Mimbarmaritim.com – Jakarta

Investasi hulu migas di Indonesia masih potensial, dan cadangan migas terbesar berada di laut, khususnya di laut dalam. Untuk mengoptimalkan potensi hulu migas tersebut, SKK Migas menggandeng Pusat Hidro Oseanografi TNI Angkatan Laut. (Pushidrosal). 

Kerja sama kedua institusi tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani oleh Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P  dan Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto di Kantor Pusat SKK Migas Gedung Wisma  Mulia Jalan Gatot Subroto  No. 42 Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Kerjasama antara SKK Migas dengan Pushidrosal sangat penting, karena sektor hulu migas memiliki fasilitas yang berada di pantai, bawah air maupun di lepas pantai (offshore) dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Untuk itu dibutuhkan pemetaan fasilitas di laut untuk mendukung operasional hulu migas yang optimal dan sebagai aset yang strategis akan memudahkan dalam melakukan pengamanan asset hulu migas. 

Saat ini, terdapat 38 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengoperasikan fasilitas hulu migas di laut meliputi antara lain :48 lokasi terminal hulu migas, fasilitas anjungan lepas pantai (platform) mencapai 520 unit, ribuan kilometer pipa bawah air yang harus dijaga keamanan dan keandalannya.

Kerja sama antara Pushidrosal dan SKK Migas merupakan perpanjangan PKS yang sebelumnya telah terlaksana dan berlaku selama lima tahun sejak 12 Mei 2015 dan berakhir tanggal 12 Mei 2020, tentang Penyelenggaraan Pengamanan dan Pengawasan terhadap Fasilitas dan Kegiatan Usaha Hulu dan Gas Bumi di Perairan Yurisdiksi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ruang lingkup Perjanjian tersebut meliputi pelaksanaan kegiatan survei, pemetaan dan studi hidro-oseanografi untuk mendukung kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi oleh TNI AL dalam hal ini Pushidrosal, yang selanjutnya dimuat dalam Peta Laut Indonesia (PLI), berdasarkan permintaan tertulis dari SKK Migas dan atau KKKS.

Usai Penandatangan Kerja sama tersebut Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P, dalam sambutannya mengatakan bahwa kerja sama antara TNI AL  dan SKK Migas telah berlangsung dari sejak berdirinya BP Migas dan sekarang berganti nama SKK Migas.

Kerja sama antara TNI AL  dan SKK Migas  merupakan upaya dalam rangka menunjang keselamatan pelayaran dan keamanan terhadap fasilitas operasi produksi sebagai objek vital nasional (obvitnas) yang digunakan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Dalam melakukan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di wilayah perairan dan yurisdiksi NKRI.

Danpushidrosal menyampaikan dukungannya atas upaya SKK Migas dalam menjaga kinerja dan produksi migas untuk mendukung pembangunan nasional. Agung juga menyampaikan bahwa Kerjasama pemetaan fasilitas migas di laut sudah dilakukan sejak era BP Migas.

“Penandatangan kerjasama hari ini adalah wujud dari upaya para pihak terus meningkatkan kerjasama. Dalam rangka menunjang keselamatan pelayaran terhadap fasilias operasi yang digunakan oleh KKKS untuk kegiatan hulu migas,”ujar Danpushidrosal.

Selain itu, Danpushidrosal menambahkan pemetaan laut, penerapan operasional berwawasan lingkungan, serta akan menjadi navigas baik untuk TNI maupun masyarakat. Dengan kerjasama ini untuk selanjutnya akan dilakukan pembaharuan peta laut, sehingga dengan peta baru tersebut akan semakin meningkatkan keselamatan pelayaran.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa keberadaan industri hulu migas sangat diharapkan untuk dapat terus menopang pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Sampai dengan tahun 2050, peran hulu migas masih dominan dalam penyediaan kebutuhan energi yang terus meningkat. 

“Berdasarkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) kebutuhan energi ditahun 2050 yang berasal dari minyak mencapai 3,97 juta barrel atau meningkat 139% dan gas mencapai 26.112 MMSCFD atau meningkat 298% dibandingkan saat ini,”ujarnya.

Menurutnya, upaya meningkatkan produksi migas nasional harus didukung dengan fasilitas produksi yang handal. Tidak hanya handal, tetapi juga fasilitas operasional hulu migas harus terdata dengan baik, agar memudahkan dalam inventarisasi asset, pemeliharaan maupun pengamananya.

“Kerjasama SKK Migas dengan Pushidrosal menjadi sangat penting dan strategis, mengingat wilayah laut Indonesia sangat luas. Bahkan sebagian wilayah operasi hulu migas dan fasilitasnya berada di perbatasan laut dengan negara lainnya. Sehingga tidak hanya aspek ekonomi dalam memandang fasilitas hulu migas di perbatasan, tetapi juga aspek kedaulatan negara,” jelasnya..

Ia menambahkan bahwa dengan potensi hulu migas yang produksinya akan semakin bergerak ke laut dalam, maka dengan Kerjasama ini akan terbangun integrasi data base aset – aset nasional yang dapat mendukung rencana pengembangan ekonomi dan kemanan laut dimasa mendatang.

 “Seperti proyek migas laut dalam terbesar di Indonesia yaitu Abadi Masela yang dengan potensi dan kapasitas produksi yang besar tentu posisinya akan sangat krusial bagi ketahanan ekonomi dan energi nasional. Kerjasama ini diharapkan semakin memperkuat pondasi untuk mencapai target hulu migas 2030 yaitu produksi minyak satu juta barel dan gas,” tutup Dwi Soetjipto.

Dalam rangka menjamin keselamatan pelayaran dan keamanan fasilitas migas di laut, SKK Migas bersama KKKS telah melakukan beberapa mitigasi kemaritiman sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, diantaranya pembangunan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), penetapan Daerah Terbatas Terlarang (DTT), dan pemetaan fasilitas migas ke dalam Peta Laut Indonesia. Kerjasama antara SKK Migas dan mitra kerja KKKS dengan Pushidrosal sangat penting untuk menunjang kegiatan tersebut di atas.(MM-01).

Kategori:MARITIM, TNI AL, AD, AU

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s