MARITIM

KUUP Kelas III Juwana Libatkan 40 Orang Masyarakat Sekitar Dalam Kegiatan Padat Karya

Mimbarmaritim.com – Jumawa

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor UPP ( Unit Penyelenggara Pelabuhan) Kelas III Juwana menyelenggarakan kegiatan program Padat Karya selama 8 (delapan) hari berturut-turut dengan melibatkan 40 orang masyarakat sekitar.

Kegiatan padat karya tersebut dibuka langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI Sudewo, Perwakilan Pemda Setempat, Perwakilan Asosiasi Nelayan, Kepala Desa Bajomulyo, Paguyuban Nelayan Cantrang dan Nelayan Cumi Bajomulyo, serta seluruh unsur maritim Pelabuhan Juwana.

Kepala UPP Kelas III Juwana, Juwita Sandy Sary mengungkapkan peserta Program Padat Karya memperkerjakan masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan kesulitan ekonomi karena terdampak Pandemi Covid-19.

“Peserta yang dilibatkan sebanyak 40 orang terdiri dari pelaku usaha kecil, nelayan, pekerja buruh harian yang terkena dampak PHK akibat Pandemi Covid-19,” kata Juwita Sandy Sary dalam sambutannya saat membuka acara, di Pelabuhan Juwana kemarin, Sabtu (5/6/2021).

Juwita mengatakan adapun tujuan dari kegiatan padat karya ini adalah untuk meningkatkan perekonomian bagi keluarga yang membutuhkan, menyerap pengangguran dan memberikan pelayanan kepada pengguna jasa khususnya di pelabuhan Juwana.

“Kegiatan Padat Karya meliputi pemeliharaan dan pengecatan gedung sarana dan prasarana pelabuhan serta kegiatan kebersihan lainnya,”ujarnya.

Dia mengungkapkan upah kerja para peserta padat karya ini diberikan langsung secara tunai kepada masyarakat yang terlibat atau diperkerjakan dalam kegiatan tersebut “Peserta memperoleh upah Rp 150.000 per orang per harinya. Semoga dengan program padat karya ini dapat membantu perekonomian masyarakat khususnya di wilayah Juwana,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI Sudewo pada kesempatan itu mengapresiasi kegiatan Padat Karya di Pelabuhan Juwana. Menurutnya, program Padat Karya Kemenhub merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya.

“Hal ini, merupakan salah satu ikhtiar pemerintah untuk membantu warganya di tengah-tengah kondisi covid 19,” kata Sudewo.

Untuk diketahui, bahwa kegiatan Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan ini merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelenggaraan program Padat Karya Di Lingkungan Kementerian Perhubungan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di tengah kebijakan tanggap darurat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kementerian Perhubungan menjadi salah satu Kementerian yang memiliki program padat karya. Jenis padat karya di sektor transportasi sendiri terdiri dari pembangunan, pemeliharaan, perbaikan serta pembersihan sarana dan prasarana transportasi.

Sebagai informasi, kegiatan Padat Karya di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut saat ini juga tengah digelar di wilayah kerja KSOP Kelas IV Panarukan dengan melibatkan puluhan masyarakat setempat.(MM-01).

Kategori:MARITIM, PELABUHAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s