LOGISTIK

Pengembangan Pelabuhan Di Seluruh Indonesia Membutuhkan Dana Rp.700,- Triliun

Mimbar Maritim – Indonesia
Kementerian Perhubungan RI Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktur Kepelabuhanan Subagyo dalam webinar Forum Dialog Diplomasi Maritim dan Perikanan, yang dilaksanakan, pada Kamis, tanggal 13 Agustus 2020.

Subagyo mengatakan dibutuhkan investasi US$47 miliar untuk mengembangkan pelabuhan di seluruh Indonesia. Kebutuhan investasi sebesar  US$47 miliar setara Rp.699 triliun (Kurs Rp14.877 per dolar Amerika Serikat). Hal ini, didasarkan atas perhitungan Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) dari Sumatera hingga Papua.

Sumatera membutuhkan investasi sebesar US$12,9 miliar, Jawa butuh US$15,3 miliar, Bali dan Nusa Tenggara US$2,4 miliar, Kalimantan US$4,6 miliar, Sulawesi US$3,9 miliar, dan Papua US$7,9 miliar.
Kebutuhan investasi tersebut dibagi dalam dua skenario. Sebanyak 32% investasi menggunakan anggaran pemerintah dan sisanya 68% lagi dari badan usaha.

Lebih lanjut Subagiyo menjelaskan, pengembangan pelabuhan memang menghadapi tantangan dari segi investasi dan geografis. Dari sisi investasi, diakui memang masih ada keterbatasan APBN serta kurangnya partisipasi swasta dalam investasi pelabuhan.

Dari sisi geografis, pengembangan pelabuhan terkendala karena ketergantungan pada transportasi laut. Kemudian, keterbatasan akses karena banyaknya daerah terpencil, perbedaan karakteristik wilayah, serta ketidakseimbangan pusat pertumbuhan.

“Karena keterbatasan anggaran pemerintah, maka kita diperintahkan sebesar-besarnya menggali investasi dari pihak ketiga dengan beberapa skema kerja sama,” kata dia.

Skema tersebut yakni Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KBBU (public-private partnership), kerja sama konsesi, kerja sama pemanfaatan serta persewaan.

Ke depan, kata Subagiyo, Pemerintah Indonesia mendorong persentase investasi swasta termasuk pemerintah daerah, melalui badan usaha pelabuhan semakin besar.Untuk tahun 2021-2030 dalam RPIN, total kebutuhan investasi pengembangan pelabuhan di Indonesia mencapai US$22,5 miliar. Jumlah tersebut dibagi US$6,3 miliar (28%) oleh pemerintah dan sisa US$16,2 miliar (72%) untuk swasta. (Editor-Ody). 

Penulis : Herijanto Direktur Eksekutif Himpunan Masyarakat Peduli Maritim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s