LOGISTIK

MENHUB TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19, SAAT KAPAL KM LAMBELU SANDAR DI PELABUHAN MAUMERE

Mimbar Maritim – Maumere 

Kapal KM Lambelu milik PT. Pelni yang berlayar dari Tarakan Kalimantan Timur menuju, Kabupaten Sikka, NTT malam ini,Selasa (7/4/2020) pukul 21.37 WIT telah sandar di Pelabuhan Lorens Say Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya, kapal KM Lambelu dilarang sandar karena diduga 3 anak buah kapal (ABK) tersebut terjangkit Covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten Sikka.
Demikian disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt.Wisnu Handoko  kepada awak media di Jakarta, selasa (7/4/2020).

“Kapal dapat sandar, tetapi penumpang belum boleh turun sebelum tim kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pemeriksaan penumpang dan memastikan para penumpang tidak terpapar Covid-19 sesuai protokol kesehatan yang diterbitkan Pemerintah,” ujar Capt. Wisnu.

Lebih lanjut, Capt. Wisnu mengungkapkan sangat menyayangkan adanya penumpang kapal KM. Lambelu yang panik, sehingga  melompat ke laut setelah mendengar kapal belum bisa sandar. Namun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

“Hal ini sangat membahayakan. Kami mohon kerjasama para penumpang kapal. Untuk mengikuti instruksi dari awak kapal dan juga protokol kesehatan yang diterapkan di atas kapal sebelum turun dari kapal. Jangan melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri,” tegas Capt.Wisnu.

Setelah kapal sandar, Pemerintah Kabupaten Sikka menyiapkan gedung Sikka Convention Center (SCC) di Kota Maumere sebagai tempat karantina mandiri bagi 233 penumpang kapal KM Lambelu.

Ia menjelaskan fasilitas di gedung SCC sudah disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan dibuatkan sekat-sekat sehingga setiap keluarga bisa ditempatkan di sekat tersebut. Ruangan itu, sudah dibuatkan semaksimal mungkin sehingga bisa menampung semua penumpang kapal Pelni KM Lambelu yang akan dikarantina di gedung tersebut.

Pada kesempatan ini, katanya guna menghindari terjadinya kejadian serupa di kemudian hari, Capt. Wisnu meminta agar Pemerintah Daerah menginformasikan Pembatasan Sosial dengan mengikuti mekanisme penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana diatur dalam PM Kesehatan no. 9 tahun 2020.

Capt.Wisnu mengharapkan agarbPT. Pelni mensosialisasikan pembatasan yang dilakukan Pemerintah Daerah kepada masyarakat atau calon penumpang kapal yang akan menuju ke daerah tersebut.
Selain itu, kata Capt.Wisnu dalam SE Dirjen Perhubungan Laut No.13 Tahun 2020 disebutkan bahwa diharuskan memberikan akses bagi penumpang yang sudah berada di atas kapal. Pada saat dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Daerah terkait pembatasan.

“Stakeholder di pelabuhan tujuan bersama Gugus tugas Covid-19 daerah melaksanakan protokol pemeriksaan bagi penumpang yang turun,” ucap Capt. Wisnu.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Maumere, Yoseph Bere menyampaikan bahwa pelarangan bersandar di pelabuhan itu disampaikan pemerintah Kabupaten Sikka melalui surat kepada PT Pelni yang ditandatangani Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.

Menurut Yoseph, dalam surat tertanggal 7 April 2020 tersebut, Pemerintah Kabupaten Sikka, meminta kapal KM Lambelu tak melakukan aktivitas sandar di pelabuhan. Untuk menurunkan penumpang demi menjaga kemungkinan penyebaran Covid-19 kepada warga lain di daerah itu. 

“Dasar pertimbangan yang diambil karena daerah itu masih sangat memiliki keterbatasan peralatan medis, sarana dan sumber daya dokter,” ungkap Yoseph.

Yoseph menambahkan terkait kebutuhan makanan dan minum dalam karantina. Pemerintah Kabupaten Sikka akan menyediakan setiap hari dan sejumlah tenaga medis sudah diberikan pengarahan. Untuk bertugas di tempat karantina mandiri, termasuk petugas kesehatan yang menangani para penumpang kapal KM. Lambelu.(Ody-01).

Kategori:LOGISTIK, MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s