
Mimbarmaritim.com (Jakarta)
Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok Dr.Triono, mengerahkan Tim Search and Rescue (SAR) serta Tim Maritime Pollution (Marpol) untuk melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap KM. Indah Sejahtera, kapal general cargo yang mengalami kebocoran di Pelabuhan Sunda Kelapa – Jakarta Utara, Rabu (20/2/11/2024) lalu.
“Kapal KM. Indah Sejahtera dilaporkan mengalami kebocoran saat sedang bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa tepatnya di Kade Baru Timur dengan posisi kapal miring ke kanan. Insiden tersebut segera mendapat perhatian serius dari pihak Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok. Sebagai respon cepat, tim SAR dan Marpol segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan awak kapal serta kelancaran proses penanganan kerusakan kapal,” terang Triono
Triono mengatakan bahwa upaya pengamanan dan pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk meminimalisir risiko lingkungan dan menjaga keselamatan pelayaran di perairan sekitar. “Kami melakukan tindakan pengamanan dengan segera mengerahkan Tim SAR untuk memastikan tidak ada korban jiwa, dan Tim Marpol untuk mengantisipasi potensi pencemaran lingkungan akibat kebocoran kapal,” ujar Triono.
Triono menjelaskan bahwa langkah – langkah awal yang diambil oleh Tim SAR dan Marpol meliputi pengecekan awal untuk mengetahui sumber kebocoran pada kapal KM. Indah Sejahtera. Selain itu, Tim Marpol juga bertugas untuk memonitor situasi guna mencegah terjadinya tumpahan minyak atau bahan berbahaya lainnya yang dapat mencemari lingkungan perairan.
Data kapal yang mengalami insiden : Nama Kapal : KM. Indah Sejahtera Bendera : Indonesia
GT : 685, Jenis Kapal : General Cargo,
Pelabuhan Asal : Tarempa,
Pelabuhan Tujuan : Kijang, Agen perusahaan PT. Pelayaran Tropicjaya Perkasa.
Triono menyatakan Tim dari Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok masih terus berada di lokasi untuk melakukan pemantauan. Upaya pengawasan dan pengamanan akan terus dilakukan hingga situasi dinyatakan aman dan kapal KM. Indah Sejahtera siap beroperasi kembali dengan kondisi yang layak.
“Kami dari Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok menghimbau kepada seluruh pelaku usaha di bidang pelayaran agar selalu mematuhi standar keselamatan dan diharapkan agar melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kapal guna menghindari terjadinya insiden serupa di masa mendatang,” tutup Triono. (Red-MM)