
Mimbarmaritim.com (Banten)
Delegasi Otoritas Maritim negara Ghana saat kunjungannya ke Indonesia berkesempatan mengunjungi Galangan Kapal PT Samudera Marine Indonesia (SMI) yang terletak di Cilegon – Banten Rabu (10/9/2024) yang lalu.
Kunjungan delegasi Otoritas Maritim Ghana tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Brigjen. Pol Capt. Hermanta, beserta jajaran Kantor KSOP Kelas I Banten dan Direktur Utama PT Samudera Marine Indonesia (SMI), Ina Henny, juga turut menyambut bersama dengan jajaran manajemen perusahaan.
Selama kunjungan Delegasi Otoritas Maritim Ghana di Banten juga diberikan kesempatan untuk berkeliling disekitar galangan kapal dan menyaksikan langsung proses operasional yang berlangsung.
Delegasi Otoritas Maritim Ghana pada kesempatan juga menerima penjelasan secara detail mengenai berbagai aspek teknis dan operasional dari galangan kapal tersebut.

Adapun penjelasan terkait galangan kapal mencakup proses pembangunan kapal, standar keselamatan kerja yang diterapkan, dan inovasi terbaru yang sedang dikembangkan oleh PT SMI.
Selain itu, Delegasi Otoritas Maritim Ghana melakukan diskusi dengan pihak manajemen PT SMI mengenai potensi kerja sama di masa depan, terutama dalam bidang pembangunan dan perawatan kapal.
Capt. Hermanta dan Ina Henny pada kesempatan yang sama menjelaskan visi dan misi PT SMI serta komitmen manajemen perusahaan dalam menjaga kualitas dan kehandalan produk yang dihasilkan galangan kapal tersebut.
Capt.Hermanta mengatakan kunjungan Delegasi Otoritas Maritim Ghana ini diharapkan dapat membuka peluang baru untuk kolaborasi antara PT Samudera Marine Indonesia dan pihak perusahaan core bisnisnya galangan kapal di negara Ghana.
Selain itu, lanjut Capt.Hermanta, melalui kunjungan Otoritas Maritim negara Ghana dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Ghana dalam sektor Maritim.
Nana Boakye – Boampong, Director Maritime Services Ghana mengatakan pihaknya sangat menghargai sambutan hangat dan penjelasan komprehensif yang diberikan oleh pihak Indonesia.

“Kami berharap kunjungan ini akan membuka jalan untuk kerja sama lebih lanjut dan membawa manfaat besar bagi kedua negara dalam bidang Maritim,” ucapnya.
Sebelumnya Delegasi Otoritas Maritim Ghana memulai kunjungan resmi ke Indonesia (8/7/2024) ke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Adapun tujuan kunjungan ini untuk study banding pembinaan pada kegiatan pelayaran, sekaligus mempererat hubungan kerja sama di bidang Maritim antara kedua negara.
Delegasi Otoritas Maritim Ghana dipimpin oleh Nana Boakye – Boampong, Director Maritime Services, disambut oleh Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Hartanto yang mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi, di ruang Sriwijaya Kementerian Perhubungan.
Delegasi Otoritas Maritim Ghana Selasa tanggal 9 Juli 1024 lalu berkesempatan mengunjungi terminal NPCT 1 dan Museum Maritim Indonesia di Pelabuhan Tanjung Priok pelabuhan terbesar di Indonesia itu delegasi Ghana diterima Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan, Capt.Yohsua Anthonie mewakili Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok.
Delegasi Ghana pada kesempatan itu juga mendapatkan penjelasan mengenai kegiatan proses layanan operasional pelabuhan dan melihat langsung fasilitas kepelabuhanan yang ada wilayah pelabuhan Tanjung Priok.(Red-MM).