


Mimbarmaritim.com (Bali)
Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kepala Kantor KSOP Kelas II Benoa Capt. Herbert E.P. Marpaung di dampingi Kepala KUPP Nusa Penida Eka Suyasmin dan Kasi Lala KSOP Benoa, Dian Minarto melakukan kunjungan kerja di Pelabuhan Sanur, Bali, hari ini Kamis (11/4/2014).
Dalam kunjungan tersebut Capt. Herbert menyampaikan bahwa siatuasi pelabuhan di H+1 Idul Fitri berjalan baik dan kondusif. Saat ini dapat dilaporkan bahwa pelabuhan Sanur ramai dikarenakan masa libur hari raya, namun situasi berjalan aman dan kondusif.
Lebih lanjut Capt Herbert mengatakan , Kunjungan kerja dilakukan guna memantau secara langsung pergerakan dan pengendalian penumpang di Pelabuhan Sanur yang diprediksi mencapai puncaknya pada hari ini.

“Rata-rata harian keberangkatan penumpang adalah 5000 an orang dan telah dilakukan berbagai langkah-langkah pengendalian guna mengantisipasi puncak pergerakan penumpang berangkat dari Pelabuhan Sanur hari ini yang diperkirakan bisa mencapai 8000 an orang dengan tujuan utama ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan,” terang Capt. Herbert.
Capt Herbert juga mengungkapkan pihaknya telah melaksanakan berbagai langkah koordinasi dan antisipasi yang dilakukan antara lain memastikan penumpang yang masuk dalam fasilitas ruang tunggu adalah penumpang yang siap diberangkatkan sesuai jadwal keberangkatan kapal. Sementata penumpang lainnya menunggu di kantor – kantor travel agen/operator kapal dan area-area bisnis lainnya di sekitar pelabuhan.
Selain itu, ungkap Capt.Herbet, pihaknya juga selalu koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Kepolisian dan unsur masyarakat dalam pengendalian kemacetan dan kesiapan kantong – kantong parkir kendaraan serta melakukan percepatan-percepatan terkait penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

“Langkah-langkah ini cukup berhasil terlihat dari pantauan, walaupun arus penumpang padat tapi masih berjalan lancar, aman dan terkendali,” ungkap Capt. Herbert.
Lebih lanjut Capt. Herbert juga menyebutkan bahwa armada kapal penumpang yang tersedia sebanyak 53 kapal yang beroperasi masih cukup untuk melayani kondisi yang ada, sehingga tidak memerlukan penggunaan armada kapal cadangan yang telah disiapkan sebanyak 10 kapal.
“Aspek keselamatan pelayaran juga menjadi perhatian dengan terus melakukan pemantauan cuaca secara berkala, secara konsisten melakukan himbauan keselamatan dan pelaksanaan patroli keselamatan pelayaran sesuai rencana operasi dan SOP yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Dalam kunjungan ini, Capt. Herbert juga menyempatkan mengunjugi posko Angkutan Lebaran 2024 dan memotivasi para petugas posko dalam pelayanan dan pelaksanaan tugas.(Red-MM).