


Mimbarmaritim.com (Panjang)
Kapal MV Seaspan Lumaco berbendera Hongkong yang bersandar di dermaga Petikemas Pelabuhan Regional 2 Panjang pada tanggal 19 Desember 2023 lalu yang bertolak dari Malaysia melakukan bongkar/muat petikemas sebanyak 563 box, saat ini (Jumat, 22/12/2023) telah bertolak dari Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung menuju pelabuhan Tanjung Priok.
Terkait insiden yang terjadi pada saat penyandaran kapal MV Seaspan Lumaco rersebut General Manager Pelindo Regional 2 Panjang Imam Rahmiyadi melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Mimbar Maritim, Jumat (22/12/2023) menyampaikan bahwa, atas terjadi insiden ini manajemen Pelindo Regional 2 Panjang memastikan bersama dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Panjang bahwa kegiatan operasional tetap berjalan normal dan tidak terganggu akibat insiden tersebut.
“Pelindo Regional 2 Tanjung sebagai operator pelabuhan secara intensif melakukan berbagai upaya dari sisi laut dan sisi darat berkoordinasi dan melakukan aksi dan reaksi dalam rangka mempercepat penanggulangan,” kata Imam.
Iman, menegaskan bahwa dengan kejadian ini dapat dipastikan seluruh kegiatan operasional tetap terus berjalan tidak ada berdampak terhadap insiden yang terjadi dan tidak mengalami gangguan, serta saat ini keadaan sudah kembali normal. Kapal MV.Seaspan Lumaco sudah berlayar menuju pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.
Sementara, Plt.Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang Amrul Adriansyah, mengungkapkan insiden kapal petikemas yang membentur fasilitas dermaga di TPK Panjang pelabuhan Panjang Bandar Lampung, sudah dapat diatasi dan tidak ada masalah.
“Kapal MV.Seaspen Lumaco tiba di pelabuhan Panjang pada tanggal 19 Desember 2023 dan keluar ke anchorage area pada hari Jumat, 22 Desember 2023 dengan status sudah laik layar. Hal ini dapat dibuktikan dengan survey statement dari pihak DNV atau lembaga klasifikasi kapal dan dilanjutkan berlayar menuju pelabuhan Tanjung Priok Jakarta,” jelas Amrul.(Red-MM).