
Mimbarmaritim.com (Ciawi)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 atau di kenal dengan Pelindo Regional 2 menggelar acara Media Gathering tanggal 31 Agustus sampai tanggal 1 September 2023, bersama 36 perwakilan awak media dari 12 Cabang Pelindo Regional 2 dan di hadiri Head Regional 2 Drajat Sulistyo dan seluruh Eksekutif General Manager Pelindo Regional 2. Acara Media Gathering kali ini mengangkat tema “Meningkatkan Sinergitas dan Kolaborasi Untuk Akselerasi Kinerja Pelindo Regional 2 ”.
Kedatangan perwakilan awak media dari 12 Cabang Regional 2 disambut hangat oleh Regional Division Head Komersial, Budi Prasetio yang mewakili manajemen Pelindo Regional 2 di Museum Maritime Tanjung Priok – Jakarta Utara, Kamis (31/8/2023).
Division Head Komersial, Budi Prasetio mewakili manajemen Regional Head 2 dalam sambutannya menyampaikan bawa pnyelenggaraan acara Media Gathering tersebut merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi Pelindo bersama awak media untuk mengenalkan Pelindo kepada publik pasca merger Pelindo yang telah diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, tanggal 1 Oktober 2021 lalu.
Budi Prasetio pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada para awak media yang selama ini telah banyak membantu dan berkontribusi positif terhadap pemberitaan atau publikasi khususnya Pelindo Regional 2 sehingga Pelindo di kenal publik.
Di awal acara para awak media diajak mengunjungi Museum Maritim Indonesia di pelabuhan Tanjung Priok untuk mengenal sejarah kemaritiman yang ada di Indonesia, dilanjutkan site visit ke Control Tower untuk diberikan penjelasan seputar monitoring kegiatan yang ada di seluruh cabang-cabang pelabuhan khususnya di Pelindo Regional 2 dan melakukan port visit ke Dermaga Termina Operasi 3 (TO3) untuk melihat kegiatan operasional secara langsung proses kegiatan bongkar muat kapal.
Usai melakukan kunjungan di pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara, rombongan awak media di ajak menuju ke PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI) Ciawi, Bogor Jawa Barat. Dengan menggelar acara bincang – bincang santai dan sharing session terkait dengan perkembangan Pelindo Regional 2, bertempat di Gedung Simulator Forklip PT PMLI Ciawi – Bogor.

Budi Prasetio pada kesempatan ini memaparkan bahwa Pelindo Regional 2 memiliki 12 Cabang Pelabuhan yang tersebar di Indonesia Bagian Barat, mulai dari Pulau Sumatera yaitu Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Jambi, Pelabuhan Bengkulu, Pelabuhan Palembang, Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Pangkal Balam dan Pelabuhan Tanjung Pandan. Untuk di Pulau Kalimantan, memiliki 1 Pelabuhan yang berada di Provinsi Kalimantan Barat yaitu Pelabuhan Pontianak.
Sedangkan di Pulau Jawa sendiri memiliki 4 cabang pelabuhan yaitu Pelabuhan Banten, Pelabuhan Sunda Kelapa, Pelabuhan Cirebon dan Pelabuhan Tanjung Priok yang termasuk kedalam 5 Pelabuhan terbesar di Asia Tenggara.
Budi Prasetio juga menjelaskan pasca penggabungan, Pelindo memiliki 4 Regional dan 4 Subholding. Regional dan Subholding memiliki perannya masing-masing dan Regional berperan sebagai arsitek strategis dan pemilik konsesi yang bertugas mendorong grup strategi dan mengelola portofolio keseluruhan, mengawasi pelaksanaan bisnis seluruh grup Pelindo, mengatur komunikasi dengan para pemangku kepentingan dan stakeholder tingkat nasional.
“Sedangkan Subholding bertugas menghasilkan pendapatan melalui kegiatan pengoperasian bisnis Pelabuhan, mendorong pelaksanaan operasional dan pelayanan yang lebih baik, dan mengatur kebijakan layanan pelabuhan,”ungkap Budi Prasetio..
Lebih lanjut, Budi menambahkan struktur organisasi Pelindo Regional 2 yang pimpin oleh Bapak Drajat Sulistyo dibantu 6 kepala divisi untuk menjalankan peranan dan fungsinya sebagai Regional Pelindo.
Budi Prasetio juga pada kesempatan itu memaparkan kinerja operasional Pelindo Regional 2 sampai dengan Juli 2023 mulai dari vessel traffic (arus kapal), non container traffic (arus barang), container traffic (arus petikemas) dan passanger traffic (arus penumpang).
Khusus vessel traffic (arus kapal) sampai dengan Juli 2023 sudah mencapai 178,2 juta GT atau menigkat sebesar 12,8% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 yaitu 157,9 juta GT sedangkan pada periode yang sama tahun 2021 sebesar 154,2 juta GT.
Sementara, kinerja non container traffic (arus barang) telah mencapai 29,2 juta Ton atau tumbuh sebesar 1,4% dari periode yang sama tahun 2022 sebesar 28,8 juta Ton. Kemudian untuk container traffic (arus petikemas) hingga Juli 2023 mengalami penurunan sebesar 1,4% dari tahun lalu dengan capaian 4,56 Teus akan tetapi capaian ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar 4,38 TEUs.
Peningkatan yang drastis justru terjadi pada passanger traffic (arus penumpang) yang mencapai 685 ribu penumpang atau tumbuh sebesar 41,9% dari periode yang sama tahun 2022 sebanyak 483 ribu penumpang. Pada tahun 2021 sampai dengan Juli 2021 sebanyak 212 ribu penumpang.
“Untuk kinerja arus petikemas memang masih lebih rendah dari tahun lalu, namun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 kinerja tahun 2023 masih lebih besar,” sebutnya.
Budi menambahkan Regional 2 tidak hanya fokus dalam menjalankan bisnis namun juga menjalankan kewajiban sebagai perusahaan perseroan milik negara dengan menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dimana para tahun 2023 ini Pelindo Regional 2 memiliki 19 program, hingga Juli 2023 nilai yang sudah tersalurkan sebesar Rp.11,3,- miliar. (Red-MM)