MARITIM

Dirjen Hubla Launching Penggunaan Alat GeNose -19 Di Pelabuhan Tanjung Priok

Mimbarmaritim.com – Jakarta
Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (OP) Tanjung Priok bekerjasama dengan Instansi Pemerintah dan Stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Acara Launching Penggunaan Alat Test GeNose C-19 di terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, hari ini, Kamis (1/4/2021).

Kegiatan ini merupakan langkah pemerintah dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran Corona Virus disease 2019 (Covid-19) yang terus berpotensi meningkat melalui mobilitas manusia atau perjalanan orang .

Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla), R Agus H Purnomo dalam sambutannya menyampaikan tujuan-tujuan penggunaan alat tes GeNose C-19 serta pihak-pihak yang terkait mulai dari persiapan sampai dengan penerapan alat tersebut.

“Penggunaan alat ini bertujuan untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan dalam kebiasaan baru bagi terciptanya kehidupan yang produktif dan aman dari Covid-19, mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19, melakukan pembatasan pelaku perjalanan pengguna moda transportasi darat, laut, udara sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)”, papar Dirjen Hubla.

“Dapat diinformasikan bahwa penggunaan alat tes GeNose C-19 di Pelabuhan Tanjung Priok telah dilakukan uji coba pada perjalanan penumpang moda transportasi laut menggunakan kapal milik PT Pelni mulai tanggal 01 sampai dengan tanggal 12 Maret 2021 yang sebelumnya telah dilakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait diantaranya Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Pelabuhan Tanjung Priok, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran, PT Pelindo II (Persero) Cabang Tanjung Priok, PT Pelni (Persero), dan Korsorsium UGM terkait persiapan uji coba alat tes GeNose C-19,”terang Agus.

“Kemudian dalam rangka persiapan uji coba alat tes GeNose C-19 juga telah dilakukan studi banding terkait penggunaan alat tes GeNose C-19 pada moda transportasi darat (kereta api) di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, pelatihan bagi para petugas operator, kemudian telah dibuat SOP pada calon penumpang yang dinyatakan positif”, ungkap Dirjen Hubla.


Dirjen Agus menjelaskan bahwa harapannya terhadap penggunaan alat tes GeNose C-19 di Pelabuhan Tanjung Priok. “Kami berharap dengan adanya penggunaan alat tes GeNose C-19 ini dapat mencegah penyebaran serta dapat mengendalikan Covid-19. Sehingga diharapkan dapat terus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa yang akan berdampak langsung kepada masyarakat sehingga berkontribusi terhadap penyelenggaraan pelayanan perhubungan yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah serta meningkatkan perekonomian secara nasional”, pungkas Dirjen Hubla.

Selanjutnya, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok (Plt Ka OP), Dra Inayatur Robbany MSi MMTr menyampaikan proses persiapan, uji coba, sosialisasi serta monitoring penggunaan alat tersebut. Tak lupa, Beliau juga apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi terhadap pelaksanaan penerapan alat tes GeNose C-19 tersebut, Beliau juga menghimbau kepada seluruh insan pelabuhan, baik Instansi Pemerintah maupun stakeholders untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menggunakan moda transportasi laut khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok.

Inayatur menjelaskan pelaksanaan uji coba test GeNose C-19 (Genose Trial Test) pada hari Jumat tanggal 26 Februari 2021 bersamaan dengan kunjungan kerja Menteri Perhubungan terkait peninjauan persiapan pelaksanaan penggunaan alat tes GeNose C-19 di Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok. Selanjutnya pada tanggal 27 Februari 2021 telah dilaksanakan studi banding penggunaan dan penerapan alat tes GeNose C-19 yang berada di Stasiun Kereta Api Pasar Senen dan Gambir dimana penggunaan alat tes tersebut sudah diwajibkan penerapannya bagi para calon penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui moda transportasi Kereta Api.

“Kemudian pada tanggal 28 Februari 2021 telah dilaksanakan Trial GeNose C-19 Test di Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok, setelah itu dilaksanakan pelatihan bagi petugas operator peralatan GeNose C-19. Pada tanggal 1 Maret 2021 telah dilakukan koordinasi antara Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, PT Pelindo II (Persero) Cabang Tanjung Priok dan pihak Konsorsium UGM terkait persiapan Uji Coba Alat Tes Genose C19. Terakhir pelaksanaan sosialisasi dan monitoring terhadap Uji Coba Alat Tes  GeNose C19 kepada para calon penumpang kapal PELNI secara random diakukan mulai  tanggal 1 sampai dengan 12 Maret 2021 monitoring uji coba alat test genose dilakukan kepada penumpang Kapal Pelni di Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok”, terang Inayatur.

“Kami juga berterima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh pihak terkait yang telah bersinergi dan berkoordinasi dalam penggunaan alat tes GeNose C-19 ini. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dengan harapan kiranya acara ini dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat secara umum serta pengguna jasa transportasi laut dan kepelabuhanan secara khusus,” tutupnya.(MM-01).

Kategori:MARITIM, PELABUHAN, PELAYARAN

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s